Tips jitu memegang burungmu

Create your own banner at mybannermaker.com!

.

 

” Mengasuh anak itu seperti memegang burung. Jika memegangnya terlalu kencang dia akan sulit bernafas, tetapi jika memegangnya terlalu kendor maka si burung akan lepas “.

Itulah antara lain nasihat yang pernah saya dengar dari salah seorang sesepuh yang anaknya hanya 7 dan sukses menjadi “orang” semuanya.

Adalah seorang tetangga, yang anaknya hanya satu, laki-laki. Tamatan S-2, yaitu SD dan SMP. Anak tetangga itu umurnya sebaya denganku. Walaupun hanya tamatan SMP tetapi dia mampu menjalankan usaha dagang dengan sukses. Sudah berapa hektar sawah bapaknya yang dia jual, belum sepeda motor dan perhiasan ibunya. Dan uangnya amblas di meja judi.

Ini merupakan bentuk salah asuhan, salah mendidik anak. Terlalu memanjakan, melupakan pilar penting dalam kehidupan manusia yaitu pendidikan agama dan pendidikan ilpengtek.

.

Bagi mas Bayu dan isteri yang baru saja merayakan milad pernikahannya yang pertama, tentu sudah ingin menimang anak,bukan.
Dan kata orang, mendidik anak sudah harus dimulai sejak anak dalam kandungan ibunya. Pendidikan itu memang tidak secara langsung tetapi di transfer melalui perilaku baik dari kedua orangtuanya. Jika kedua orangtuanya suka bersedekah, Insya Allah energinya akan sampai kepada si-anak yang kelak mudah-mudahan bisa menjadi orang yang budiman dan dermawan.

Mendidik anak jaman dulu dengan jaman sekarang tentu berbeda lagak dan gayanya. Karena jaman sudah berubah, musimpun telah berganti.

Dulu, ketika emak melihat kearahku yang sedang asyik mendengarkan perbincangan beliau  dengan tamunya, maka saya sudah mengerti bahwa saya harus segera hengkang dari arena itu. Bukan ndomblong mendengarkan orangtua berbincang ria.

Ketika saya masih asyik main badminton dengan raket terbuat dari bakiak kayu dan shutlle cocknya terbuat dari pelepah daun kelapa plus bulu ayam blirik, dari jauh ayah berkata : ” Ambil lampunya nich !!”. Saya sudah mahfum bahwa saya harus segera menghentikan kegiatan itu karena sebentar lagi adzan maghrib akan segera berkumandang.

Sekarang, ketika melihat keponakan saya sedang asyik sms-an, sementara budhenya sedang sibuk mencuci piring di dapur, saya memberi kode dengan suara : ” Ssssstt..sssst.ssst “, lha dia dengan santainya berkata : ” Apaan sih pakde… sat..set..sat..set mulu “. Dan tanpa sungkan dia terus melanjutkan sms-nya. Lho beda kan peringainya dengan peringaiku dulu.

Mendidik anak jaman sekarang jangan terlalu banyak kode atau basa-basi, tapi langsung saja : ” Nduk, bantu budhemu nyapu donk !!”. Straight to the point, tanpa basi-basi.

.

Bagaimana mendidik anak ketika masih kecil ?

Wow, anda harus mengerti bahwa anak bukanlah manusia dewasa dalam ukuran kecil. Dia tetap anak-anak dengan segala hobi dan kegemarannya. Jika dia mengambil semut lalu memasukkan kedalam mulutnya, itulah dia, si anak kecil. Ketika dia dengan riangnya mencoretkan spidol di tembok dengan gaya naturalis atau hancurisme, lha itu dia, wujud expresi keberaniannya menggoreskan sesuatu ke tembok atau sprei.

.

Bella expression.

Jika anda berteriak menggelegar : ” Hoi, monyet, jangan coret-coret tembok !!”, maka anda sudah melupakan sejarah bahwa andapun pernah berbuat serupa ketika masih usia balita dulu. Arahkan hobi coret-mencoret itu kearah yang benar. Belilah buku gambar dan bimbinglah dia untuk menyalurkan hobinya itu kearah buku.

.

Jangan berkata buruk

Ketika anak anda masih asyik main game online dan belum juga belajar, lalu anda berteriak : ” Anak iblis, emangnya kamu mau menjadi jambu monyet, kepalamu dibawah dan badanmu diatas. Kugantung di pohon jambu itu baru nyaho kamu !!”

Anak anda bukan saja ketakutan karena anda ancam  dengan menggantungnya di pohon, tetapi juga takut karena ternyata dia anak iblis, sambil memandang wajah anda yang sedang menyeringai bengis.

Jangan mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas kepada anak-anak, jika dia terus menerus mendengarkan kata buruk maka kelak dia juga akan mengeluarkan kata atau kalimat yang senada dan seirama dengan apa yang selama ini dia dengar.

Akan lebih enak dihati jika kalimat yang anda keluarkan dirubah menjadi : ” Ayooo, main gamenya berhenti dulu, waktunya belajar lho. Katanya mau jadi guru kayak Pakde Mars “.

.

Reward and punishment

Bagaimana dengan reward and punishment untuk anak-anak ? Yup, bisa diterapkan secara bijak, terukur dan terarah.

Konon, seorang aktor luar negeri yang sangat terkenal, mempunyai perilaku yang aneh. Jika anaknya lupa meletakkan sepatunya di rak sepatu, maka si aktor berbody kekar ini langsung melempar sepatu anaknya itu ke dalam api yang sedang menyala- membakarnya. Ini adalah perilaku dzolim, memberi hukuman yang berlebihan kepada anak yang tak setimpal dengan kesalahannya.

Jika anak melakukan pelanggaran, hal pertama kali yang harus dilakukan adalah segera menghentikan pelanggaran itu, memberinya tegoran, peringatan dan jika tetap tak bisa dihentikan berikanlah hukuman setara dengan kesalahannya. Tujuan pemberian hukuman adalah untuk memperbaiki kesalahannya, bukan untuk menyakiti dan membencinya.

Yakinkan bahwa anak-anak aman dalam pelukan dan cintamu.

Mereka aman dalam pelukan cintaku

.

Bakat dan minat anak

Setiap anak umumnya mempunyai minat dan bakat. Sebagai orangtua tentu perlu memperhatikan minat dan bakatnya lalu membimbing dan mengarahkan agar minat dan bakatnya berkembang dengan baik.

Jika anda berkata : ” Kamu harus menjadi dokter, seperti bapakmu ini nak !!”. Padahal si Dewi telah berkali-kali menjuarai lomba merancang busana dan sudah berkali-kali pula memohon agar dirinya bisa melanjutkan studinya dibidang fashion. Apa artinya ? Anda hanya mengerti hak tetapi tidak mengerti kewajiban sebagai orangtua.

.

Teladan itu penting

Ketika anda menyuruh si anak : ” Hey, apakah kamu nggak dengar suara adzan itu ? Cepat gih berangkat ke masjid !!”, maka akan ada dua kemungkinan tindakan yang dilakukan oleh si anak.

1. Segera berangkat ke masjid.

2. Melihat anda sejenak, lalu bertanya : ” Ayah nggak ke masjid ?”. Jika anda menjawab : ” Saya sholat di rumah saja, nanggung nich acara infotainment lagi asyik-asyiknya “.

Si anak mungkin akan berangkat ke masjid, tetapi sambil berkata : ” Jarkoni – iso ujar, gak iso nglakoni “, artinya : ” Ayah hanya bisa ngomong doank tapi gak bisa menjalankannya “.

Orangtua harus menjadi idola, panutan dan  teladan bagi anak-anaknya.

.

Nak Uzlifahtul Fitriah dan nak Arif Bayu Arief Bayoe Sapoetra,

Anak adalah amanah Allah Swt, banyak kegiatan yang harus kalian laksanakan agar amanah itu bisa kalian emban dengan sebaik-baiknya.

Salah satu kegiatan dalam rangka mengemban amanah itu adalah memberi nama yang baik kepada anakmu. Jangan memberi nama yang aneh yang kalian sendiri tidak tahu artinya. Nama adalah doa dan harapan dari orangtua bagi si anak.

Bayu yang menamakan blognya FLASH, jangan latah memberi anakmu dengan nama asing misalnya Land Crocodile agar tampak gagah. Sementara Uzlifahtul Fitriah, walaupun  namamu indah dengan bahasa Arab, jangan memaksakan diri memberi nama anakmu Annisah Munafiqun. Wah..wah..waaaaaaaah…ancur…ancur..ancur…

Selamat mensyukuri usia pernikahan kalian, semoga Allah Swt memberikan ridho-NYA dan mempersatukan kalian berdua dalam kebaikan.

Untuk nak Fitriah,  selamat mensyukuri usiamu yang sudah 20 tahun, semoga karunia Allah Swt selalu tercurah untukmu dalam setiap tarikan dan hembusan nafasmu nduk.

Amin ya rabbal ‘alamin

Wis yo nak, matur nuwun.

 

Artikel ini diikutsertakan dalam acara April Mei Bayu Family Berbagi

.

 

Buy and Sell text links

Tags: , , , , bakat dan minat, budi pekerti, hadiah dan hukuman, kontes, pendidikan,

46 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. niQue says:

    wessss…mantebbbb tulisanne
    insya Allah menang nggih Pakdhe :)

    nggih matur nuwun dongane
    niQue´s last [type] ..Case Closed -D

  2. Mauna says:

    Bijak sekali pakdhe wejangannya.
    Semoga menang

    pokoknya yang gampang2 saja nduk
    matur nuwun

  3. Gaphe
    Twitter:
    says:

    sipp.. kompplit markomplit pakde!. Serasa mengunduh ilmu dari yang sudah berpengalaman mendidik anak dengan sukses. Saya jadi inget gimana simbok dan bapak saya mendidik saya dengan reward dan punishment, karena itu emang efektif buat mengajarkan mana yang baik dan mana yang bener.

    kalo nilai berhitung dapat 9, maka dapat hadiah permen….
    Gaphe´s last [type] ..And The Choclairs Goes To

  4. Susindra
    Twitter:
    says:

    Mantap sekali nasehatnya pakde. Kompilt buat kami semua.

    Saya jadi ingat masa kecil saya. Cukup dipanggil “sudah hampir maghrib!” hampir semua anak yang bermain di lapangan bubar tuk mandi & bertemu di mushola tuk sholat dan ngaji. Sekarang kok sulit ya mengajari anak seperti itu.

    Dan memang benar sekali dulu hanya dplototi kami langsung lari dari perbincangan ortu, sekarang anak malah mendekat bahkan ikut menyela.
    Uh.. uh.. harus mulai mencaari solusinya. Tidak mungkin menyamakan pola pendidikan & perilaku.

    mendidik anak adalah “art and science”, ilmu dan seni
    Susindra´s last [type] ..Jadi Ibu Rumah Tangga plus Bloggerwati

  5. Mauna says:

    Nasihat yang bijak..
    Smoga kita smua bisa mengambil ilmunya

    dan dipedomani serta dilaksanakan yo wuk

  6. bangauputih
    Twitter:
    says:

    #manggut2, cara pakdhe mendidik anak memang mantap banget, komplit. patut ditiru oleh para orangtua.
    saya prediksi, bakal menang lagi pakdheku ini, amin…
    met pagi buat pakdhe sekeluarga, semoga senantiasa sehat dan dalam lindunganNya

    matur nuwun nduk
    hanya crita pengalaman dengan bumbu penyedap dikit

    bangauputih´s last [type] ..Tali Asih Cinta

  7. bangauputih
    Twitter:
    says:

    btw, itu diatas foto pakdhe waktu berumur berapaan, hehe (masih muda banget)
    istrinya mas bayu masih sangat muda yah? berarti waktu nikahan masih 19 tahun dong.
    hampir sama nekatnya dengan saya berarti, memilih menjadi istri dan siap menjadi ibu di usia yang terbilang dini (karena jauh lebih banyak yang baru mw menikah, nanti di usia 25an-30 keatas). :-)

    sekitar tahun 85an nduk
    saya pangkat kapten,kalo gak salah

    bangauputih´s last [type] ..Tali Asih Cinta

  8. bundamahes says:

    Dheeeeeeeeeeee.. tulisane apik! tapi tetep luwih apik tulisanku! :D

    *kata Pakdhe lebih baik GR daripada minder, yo wes tak praktekke

    mesti donk nduk, kamu minimal nomer 2, saya minimal juara pertama..

    bundamahes´s last [type] ..HALAL

  9. dmilano says:

    Saleum,
    Saya setuju dengan ” Jangan mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas kepada anak-anak”. ibaratnya kertas kosong yang masih putih, maka kata2 yang tak pantas itu akan tercoret di kertas itu sehingga pada masa nya kata2 kasar dan tak pantas tsb akan terlontar pula pada teman2nya…. kan bahaya tuh… “anak siapa kowe…?” tanya orang tua teman sianak. ” Anak si dmilano pak…” jawab si anak, eaalahhh….. kan nama saya sebagai bapak yang tercoreng,…, akibatnya sianak juga yg tak jewer dirumah… hahahaa….
    saleum dmilano

    ha ha ha ha…menepuk air didulang yo mas….
    dmilano´s last [type] ..Hujan Lagi- Lagi Hujan

  10. M Rinaldy says:

    Pagi Pak Dhe, mantap banget ( Pak Dhe gitu lho )
    Tinggal nunggu dapet amanah aja, teorinya sudah banyak tinggal prakteknya

    kudu rajin dan berdoa nduk

  11. purwanto says:

    sepakat pak Dhe…
    mendidik anak memang seperti memegang burung, kadang harus kenceng kadang harus kendo, kadang ada hukuman kadang juga ada pujian.. maturnuwun atas infonya…

    jangan sampai anak2 tidak pernah menemukan hari lain selain Senin ya mas
    salah bener ” di Seneni” ae

  12. tetep dg ciri khas pakdhe…^^
    mkc ya pakdhe…

    ringan2 empuk aja nduk

  13. Nchie
    Twitter:
    says:

    @bangauputih,ikut manggut..manggut..
    oo ngono yo Dhe..
    wes aku mencuri ilmunya nih
    komplit,curiga menang lagi nih..

    mencuri bisa dikenakan pasal 362 KHUPl ho nduk
    Nchie´s last [type] ..Makanan Nuikmat

  14. Orin
    Twitter:
    says:

    Ah Pak Dhe…wejangannya memang selalu top markotop.

    ah mosyoooook, hatur nuhun neng geulis…..
    Orin´s last [type] ..Hectic Monday

  15. vizon
    Twitter:
    says:

    Di era keterbukaan sekarang ini, anak-anak lebih kritis. Segala aturan yang diterapkan, tanpa diikuti dengan alasan, biasanya akan berbuah pembantahan atau pertanyaan lebih lanjut. Oleh karenanya, orangtua harus memahami kondisi ini, sehingga tidak membuat mereka uring-uringan atau salah dalam merespon reaksi anak-anaknya.

    Tulisan yang mantap, Pakde… :)

    bener mas, kritis boleh, asal koridornya tertata dengan baik

  16. Nchie
    Twitter:
    says:

    stujuu banget apa kata Pakdhe..
    wes ndukung Pakdhe menang..
    ra mau ngalah karo yang muda tho..
    *saingan berat* hahha…

    saya kan “tut wuri handayani” wuk..biar yang muda ikut kontes
    Nchie´s last [type] ..Makanan Nuikmat

  17. Lidya says:

    nah ini baru nasihat dari senior untuk yunior :)

    pengalaman mengasuh anak lebih dari 30 tahun jeng
    Lidya´s last [type] ..Shaun the Sheep

  18. Wah mantep krenyas krenyes pakde….. saya save dulu pakde,,,,,,, ditunggu pengumumannya nggih pakde…hehehehehe saya nggak kuat kudu ketawa dengan gaya khas pakde yang benar-benar fe4nomenal…. salam hangat dari jember……….:)

    yo wos gini gaya menulis saya mas
    enteng2 aja gak pake teori psikology, geometri, geodesi, goneometri dan desy ratnasari…

    Arief Bayu Saputra´s last [type] ..Terima Kasih Sahabat

  19. Mama Kinan says:

    Sip Markusip..Top Markotop..wah pak de, saya ambil Tips tips di artikel pak dhe ini yah..cocok banget buat emak emak kayak saya nieh pak dhe..
    semoga berjaya pak dhe dalam kontesnya pak bayu…jadi mau ikutan juga *ajar jadi banci kontes dhe..* :)

    ikut saja jeng…sambil gladi membuat ular2
    Mama Kinan´s last [type] ..Perubahan…dan tentang Farewell Letters dari sahabat

  20. nia/mama ina says:

    wahhhh ini baru mantaffff…..nasehat dari pakar yang sudah terbukti kebenarannya……..dijamin pasti menang lagi…….pakdhe emang top markotop….

    ini kan hanya cerita pengalaman saja tho nduk
    soal kalah menang yo biasa….
    yang penting support sahabat

    nia/mama ina´s last [type] ..Mencoba peruntungan di Gaphe Giveaway

  21. Misfah says:

    Wah betul banget pak Dhe yang namanya mendidik anak itu ngga ada sekolahannya, pada orang yang lebih tualah kita belajar mengajar mendidik anak dan memberi suri tauladan. terima kasih Pak Dhe postingan ini sangat bermanfaat lagi bagi keluarga2 muda yang kadang masih emosian.

    gak ada sekolahnya juga gak ada ijasahnya
    pengalaman memang guru yang baik

    Misfah´s last [type] ..Mandi Hujan

  22. nia/mama ina says:

    Pakdhe…..bener loh waktu aku kecil, kalo orangtua lagi ngobrol anak ngga boleh nimbrung…suka dsuruh main dulu kemana gituu……trus orangtua jaman dulu hebat yach…anaknya rata2 ada 7 tapi mereka ngga keteran jaga anak…….kalo orangtua jaman sekarang, punya anak 2 aja udah ngos-ngosan hehehehehe…….

    anak jaman sekarang tuntutannya lebih banyak. Kalo teman punya hp trus anak kita tidak pasti gak tega juga kan

    nia/mama ina´s last [type] ..Mencoba peruntungan di Gaphe Giveaway

  23. Bang Iwan
    Twitter:
    says:

    Seperti biasanya, pemilihan judul yang sangat tepat.

    sudah gayanya bang, sulit dirubah
    Bang Iwan´s last [type] ..Links for 2011-05-10 delicious

  24. Bang Iwan
    Twitter:
    says:

    Mendidik anak di jaman sekarang ini memang bisa dibilang gampang, bisa juga tidak. Faktanya memang anak jaman sekarang pasti berbeda dengan anak jaman dulu. Beda dalam segala hal. Jadi kita tidak bisa begitu saja membandingkan keadaan kita dulu sewaktu dididik oleh orang tua kita dengan anak-anak kita jaman sekarang.

    acuannya sebenarnya tetap sama yaitu anak yang berbudi luhur

  25. Bang Iwan
    Twitter:
    says:

    Anak-anak jaman sekarang pada umumnya memiliki kemampuan berpikir yang lebih kritis dalam usia yang lebih awal. Mereka berkembang dalam jaman yang memberi mereka banyak keleluasaan dan stimulasi yang jauh lebih banyak, sehingga mereka bisa tumbuh dan berkembang seperti itu.

    selalu diingatkan agar tak lupa akarnya

  26. Chici
    Twitter:
    says:

    Wah sarapan dengan wejangan dari Pak Dhe memang mantap, moga ntar klo aku udah jadi ibu bisa langsung nerapin tipsnya Pak Dhe…
    Jadi inget, mamaku juga punya kode-kode tertentu kalo nyuruh kami menyingkir kalo ada tamu di rumah, hihi…
    Moga menang ya Pak Dhe

    happy anniversary juga buat mas Bayu dan mbak Fitriah (>o<)/

    Benar nduk, kadang orangtua malu kalo anaknya ndomblong ikut mendengakan pembicaraan mereka

    Chici´s last [type] ..Kopdar Goodreads Medan Kedua

  27. Bang Iwan
    Twitter:
    says:

    Ada sebuah pergesaran tradisi pada anak-anak generasi sekarang. Kalau dulu pada umumnya kita takut-takut untuk mengungkapkan pandapat, terutama kepada orang tua. Mungkin karena bangsa kita lama dijajah, maka budaya yang berkembang adalah budaya otoriter. Akhirnya budaya ini terbawa sampai ke rumah tangga sehingga orangtua memiliki otoritas yang luar biasa terhadap anaknya dalam banyak hal : dalam menyatakan pendapat, dalam mengambil keputusan, dan sebagainya. Sehingga ketika si anak memiliki argumentasi, maka ia akan lebih memilih untuk diam. Itu semua terjadi pada jaman kita dulu ketika dididik oleh orang tua kita.

    emak juga suka melarang kalau cucunya bolak-balik ganti HP, buang2 duit kata beliau
    Bang Iwan´s last [type] ..Pembelaan Noura Dian Hartarony

  28. Bang Iwan
    Twitter:
    says:

    Harus kita ingat bahwa anak-anak kita telah tumbuh sesuai dengan kebutuhan jamannya.tugas kita adalah membimbing mereka supaya tidak salah jalan. Mereka sebenarnya telah berjalan ke arah yang sesuai. Kita para orang tua harus mulai belajar untuk menerima perbedaan-perbedaan ini.

    sepanjang itu dalam koridor yang baik dan benar
    Bang Iwan´s last [type] ..Info Pendaftaran Online Perguruan Tinggi ber-Ikatan Dinas

  29. Bang Iwan
    Twitter:
    says:

    Kita para orang tua ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anak kita, tapi sering kali kita tidak mau menerima efeknya, bahkan ketika kita tahu bahwa efeknya adalah positif. Kenapa anak-anak kita berbeda?

    begitulah kita, kadang membuat bingung anak2
    Bang Iwan´s last [type] ..Links for 2011-05-10 delicious

  30. Bang Iwan
    Twitter:
    says:

    Mohon maaf pakDe,… saya kayaknya sudah terlalu banyak ngomong.

    bagus bang, asal jangan banyak makan disini
    Bang Iwan´s last [type] ..Links for 2011-05-10 delicious

  31. nh18 says:

    Orangtua harus menjadi idola, panutan dan teladan bagi anak-anaknya.

    Ini intinya …

    Banyak orang yang hanya bisa bicara sana sini … disorot kamera dari kiri dari kanan …
    namun yang bersangkutan ternyata tidak bisa menjalani nya sendiri ….
    cuma omong doang tetapi tidak di lakoni …

    Nice Pak De

    Salam saya

    bener oom, kalo orangtuanya waktu ikut sidang trus mbuka hp berisi gambar porno piye yooo….
    anake pasti jadi bahan guyonan di sekolahnya

  32. Blogger Java says:

    Sebagai seorang yang lebih muda, saya akan mematuhi apa saja (wejangan) dari orang yang lebih tua dan berpengalaman seperti Pakde. hehehe…

    kok mematuhi tho istilahnya nak

  33. bangauputih
    Twitter:
    says:

    pakdhe sibuk banget sepertinya, tapi masih sempet meramaikan setiap event berhadiah yg diadakan sahabat2.
    @bang iwan: tenang aja bang, banyak ngomong nggak bakal dimarahin pakdhe, malah dimarahin klo nggak ngomong2, hehehe

    kalo gak ngomog malah tak antemi di gardu kamling situ
    bangauputih´s last [type] ..Tali Asih Cinta

  34. bayu says:

    iya pak de. anak ngak boleh di hambat kreatifitas nya. dan jangan d marahin yang ngak jelas. setuju lah. oh ya nama aku juga bayu. bagus ya nama ku. hehe

    bagus mas- ingat Bethoro Bayu kan….
    bayu´s last [type] ..Harley Davidson California dan Joget Paling Jijikan para Gangster Moge

  35. joe says:

    wah, judulnya provokatif sekali he he

    dan merangsang sukma yo wuk

  36. entik says:

    pencerahan yang mantaf pakdhe…
    tambahan ilmu buat jadi orang tua yang lebih baik :)

    agar anak2 juga jadi baik
    entik´s last [type] ..dadaah bapak

  37. agung rangga
    Twitter:
    says:

    wes,wes,wes…
    Tips yang sangat perlu dibaca orang tua nih Pak Dhe… :D
    *manggil orang tuaku…*

    dan diaplikasikan

  38. Necky says:

    top markotob dah kalau pakde yang nulis…semoga saya bisa menulis kayak pakde suatu hari nanti. Begitu mengalir dan sekali orang membaca langsung dapat mengerti maksud inti tulisannya. Sukses terus ya pakde..

    tulisan ringan 2 aja mas
    dah jadi gaya sulit dirubah

    Necky´s last [type] ..Sifat &amp Karakter 2

  39. Bibit M says:

    Meskipun aq termasuk manten kluwuk (alias wis lawas), ini adalah nasihat. Pituture wong tuwo … tak estokake Cak!

    yo ngono mas….

  40. fitrimelinda says:

    wah…mantap banget nih pak dhe tips mendidik anaknya..aku pelajari ya..buat bekal nanti.. :)

    copy trus dilaminating ya nduk
    fitrimelinda´s last [type] ..Orang Minang Orang Padang

  41. Nchie
    Twitter:
    says:

    Foto itu Dhe tahun 1985,..
    hihii..aku kelas 3 SD,..
    pakdhe emang guanteng sedari muda..hahhaa..

    jadi malu, semua bilang begitu
    saya kan orangnya pemaluuuuu

    Nchie´s last [type] ..Makanan Nuikmat

  42. omiyan says:

    betul pakde kita ini adalah cermin mereka atau memang mereka cerminan kita dikala kita kecil …. judulnya bikin saya penasaran saja seperti apa isi artikelnya hahaha
    omiyan´s last [type] ..Sebuah “Cermin” Untuk Anak-Anak Kita

  43. dewifatma says:

    Ikutan nyuri ilmu Pakdhe untuk dipraktekin di rumah kami, nggak papa kena pasal KUHP juga.. Ikhlas deh…

    Jadi kepengen kenal sama putri-putrinya Pakdhe (pasti kami seumuran deh..), pastilah mereka anak-anak yang luar biasa ya, Pakdhe. Wong Papanya keren gitu… *dilarang ge-er lho Pakdhe*
    dewifatma´s last [type] ..PR Ibu Dini dan award Dik TM

  44. mendidik harus sabar memang
    Penerjemah Bahasa´s last [type] ..Hello world!

  45. Abi Sabila says:

    Wah, juragan kontes lagi gencar ikutan kontes nih, kapan ngadain kontes lagi Pak Dhe. Saya doakan menang, saya dapat banyak pelajaran dari postingan ini Pak Dhe. Matur nuwun.

    lagi digodok oleh Tim kreatif BlogCamp
    Abi Sabila´s last [type] ..Tak Lagi Muda

  46. bangauputih
    Twitter:
    says:

    fotonya waktu tahun 85-an pakdhe? wah saya baru lahir donks… hehe

    saya dah kapten
    bangauputih´s last [type] ..Pemberian Sahabat

Bad Behavior has blocked 1822 access attempts in the last 7 days.