Multi Peran Seorang Ibu

Peran sebagai ibu itu ternyata tidak mudah.

Hampir semua orang tahu hal tersebut. Kalaupun ada yang masih memandang sebelah mata, bisa dimaklumi. Entah yang bersangkutan belum merasakan peran multi fungsi tersebut, atau bahkan sudah berperan sebagai ibu rumah tangga tapi tidak melaksanakannya dengan optimal.

 Dalam tulisan di blog Pakde Cholik, saya akan berbagi cerita tentang peran yang saya lakoni selama hampir 23 tahun ini. Peran yang awalnya sempat saya pandang sebelah mata, saking sederhananya.

 Di awal berumah tangga, otomatis saya mendapat peran baru sebagai seorang isteri. Isteri prajurit, tepatnya. Sehingga otomatis saya juga menjadi anggota dari sebuah organisasi yang bernama Persit kartika Chandra Kirana. Dua peran tersebut amat saya nikmati.

 Setelah seminggu menikah, suami harus melaksanakan tugas operasi ke Timor-Timur. Saya masih senang-senang saja. Kalaupun ada rasa sedih atau kehilangan, semua itu terhapus karena banyaknya kegiatan organisasi yang harus saya ikuti.

Setahun kemudian, setelah suami kembali dari penugasan, saya kembali menikmati peran saya sebagai seorang isteri. Menyiapkan berbagai keperluan suami, memasak, mencuci, menata rumah mungil kami, serta banyak hal-hal kecil lain yang membuat saya begitu bangga menyandang peran sebagai seorang isteri tentara, yang merangkap sebagai ketua organisasi di tingkat ranting serta sekretaris di kepengurusan cabang.

 Dua bulan setelah kedatangan suami, saya dinyatakan hamil oleh dokter. Dan bulan berikutnya, saya diterima sebagai seorang calon Pegawai Neger Sipil di salah satu Pemda kabupaten di Propinsi Jawa Timur.

Senang, tentu saja. Anugerah berlimpah itu saya syukuri tanpa henti. Ada suami di samping saya, sedang hamil anak pertama, diterima bekerja sebagai PNS pula dan aktif di organisasi tempat suami menjalankan tugas sehari-hari.

 Apalagi yang kurang?

 Yup, betul.

 Setelah semua saya dapatkan, ternyata saya menjadi kekurangan waktu buat menyeimbangkan hidup yang harus saya jalani. Pagi-pagi, saya sudah sibuk menyiapkan sarapan sebelum kami berangkat ke kantor masing-masing. Dengan sepeda motor andalan, seringkali sebelum jam 6 pagi saya sudah diantar ke kantor karena suami jelas tidak boleh terlambat apel pagi.

Dengan tempat kerja saya yang berada di lantai 3 dan tanpa lift, perlahan-lahan saya berpegangan pada pegangan tangga karena takut ada apa-apa dengan kehamilan saya.

 Sembilan bulan kemudian, lahirlah anak pertama kami.

 Peran saya bertambah lagi. Ya, benar. Sejak anak saya lahir, sayapun bertambah peran menjadi seorang ibu. Tepatnya, ibu bekerja yang aktif dalam berbagai organisasi karena tuntutan peran sebagai seorang isteri prajurit.

.

Multi Peran Ibu

Tetap ada waktu untuk keluarga

.

Bertahun-tahun saya jalani peran sepenuh hati. Betapa tidak. Kalau saya jenuh dengan suasana kantor, saya punya suami dan anak yang akan menghibur saya setiba di rumah. Begitu pula kalau saya sedang bosan dan capek dengan kegiatan organisasi yang saya jalani, saya bisa bercengkrama dengan orang-orang tercinta yang selalu membuat saya bahagia.

Senang, tentu saja.

 Setiap orang perlu variasi berbeda dalam kehidupannya. Jadi kalau saat itu saya diberi banyak variasi, bukankah semua itu sesuatu yang harus saya syukuri?

Aneh rasanya kalau berkah melimpah itu saya sikapi dengan banyak keluhan atau omelan. Intinya adalah saya harus terus bersyukur, tidak boleh iri dengan kebahagiaan orang lain serta tetap rendah hati dengan semua yang saya miliki.

 Just it!

***

.

Multi Peran IbuArtikel diatas merupakan guest post yang dikirim oleh Jeng Irma Indria Valiandri a.k.a Irma Asrobudi atas permintaan saya beberapa waktu yang lalu.

Saat ini pemilik Blog Bintang Timur lulusan Universitas Brawijaya ini menjabat Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Korem 062/Tarumanegara PD III/Siliwangi dan berdomisili di Garut~ Jawa Barat.

Walaupun kegiatan beliau segudang namun wanita yang gemar mengkonsumsi mangga dan pepaya ini masih menyempatkan diri untuk berbagi pengetahuan yang menarik dan bermanfaat melalui blog dan Facebook.

.

Multi Peran Seorang Ibu disajikan dalam rangka menyongsong Peringatan Hari Ibu disertai ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Jeng Irma Asrobudi atas partisipasinya dalam postingan Serial Hari Ibu.

60 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. nia/mama ina
    Twitter:
    says:

    wahhh hebatt yach Bu Irma…istri tentara yang multi fungsi…..btw sekarang masih jadi PNS apa ngga yach? soale kegiatan organisasinya aja udah menyita waktu….saluut sm ibu irma….

    kok btw tho, namanya kan bu Irma
    saya juga salut kok jeng

  2. yuniarinukti
    Twitter:
    says:

    Mbak Irma memang Ibu hebat, percaya deh kalau Mbak Irma yang nulis.. :)

    emangnya saya yang pura2 jadi bu Irma. Tak antemi kapok loe !!

  3. Nchie
    Twitter:
    says:

    Aih Mbaku Mejeng di sini ternyata…

    Hwaduh ceritanya Mba Irma selalu menyentuh di hati..
    Ga bisa berkata-kata lagi sama Ibu yang multi fungsi ini..
    Selain kata SALUT ..!!

    *mungutin sampah dulu,takut dimarahin Mba Irma*..

    di BSM ya jeng

  4. Nchie
    Twitter:
    says:

    HAmpir saja lupa..
    Menyapa Pakdheku..

    Selamat Sore Dhe..
    Disini Ujan huhuhu..

    Semoga sehat selalu pakdhe dan Budhe..

    surabaya juga hujan terus jeng
    selamat sore, semoga diajeng poni adem ayem juga

    Nchie´s last [type] ..Ketika Mata Berbicara

  5. honeylizious says:

    bundaaaa, kalo suatu hari nanti hani menikah dan punya anak, pengennya sih jadi full time mother and blogger, nggak pengen kerja di luar :D

    good

    honeylizious´s last [type] ..5 Hal Spesial dari Telkomsel Poin

  6. Zoothera says:

    I’m another one of Bintang Timur’s fans… Walo baru kenal lewat tulisannya, aku bisa ngerasa kalo mba Irma memang figur ibu yg ciamik… :)

    jelas donk, makanya saya ajak gabung ( halah..kayak ketoprak aja..)
    Zoothera´s last [type] ..Khasiat Labu Siam

  7. advertiyha
    Twitter:
    says:

    Mbak irma memang sosok ibu yang pantas dicontoh..
    lembut dirumah, tegas dilapangan dan cekatan dalam pekerjaan..

    kuncinya bersyukur dan rendah hati, benar-benar sip!!

    salam sayang merah jambu dhe,,
    kiss..kiss

    begitulah adanya
    kegiatan segudang namun tetap tersenyum

    advertiyha´s last [type] ..Saat Dia di Rahimku

  8. tiffa
    Twitter:
    says:

    seorang ibu memang hrs multi tasking, multi sabar, dan multi talenta (dan ini ga mudah), salut buat para ibu.

    benar-bekerja setelah subuh hingga menjelang tidur
    itupun masih harus menghadapi petugas dinas gangguan segala kalau malam2 (siang jugaaaa…)

    tiffa´s last [type] ..Kasus Mutilasi

  9. Wach ada artikel cantik ya kemarin dari perempuan Ayu pula ;)
    Pas dihati, sosok ibu memang multifungsi, luar biasa dan tak tergantikan…

    Terima kasih Bu Irma, terima kasih Pakde…

    MM memang ayu kok
    Yunda Hamasah´s last [type] ..Hari Ibu : Potret Pejuang ASI

  10. Imelda
    Twitter:
    says:

    Satu kata : HEBAT!

  11. Salam Bu Irma… tulisannya bagus sekali.
    Benar sekali, seorang ibu punya banyak sekali peran dan sharing pengalamnnya sungguh bermanfaat.
    catatan kecilku´s last [type] ..Kaos Modo Modi

  12. Lyliana Thia says:

    Suka sekali baca tulisannya Bu Irma, Pakde…

    saya belajar banyak ttg menjadi ibu dan terutama peranannya dlm mensupport dan mendampingi suami dari beliau.. :-D

    salam saya, Pakde.. :-)

    jeng Irma sih kemana-mana mendampingi suami nduk
    Lyliana Thia´s last [type] ..Hari Ibu: Kasih Sepanjang Masa

  13. adeuny says:

    hehhehe baru sadar kalo aku calon ibu ,,,, :p

    makasii ya bu ir… tulisannya bagus… jadi berbunga2 ni sebagai sesama wanita :)

    emank bagus kok
    adeuny´s last [type] ..Misteri Hukum di atas Sandal

Bad Behavior has blocked 818 access attempts in the last 7 days.